Pada tahap awal, Koperasi ANAS menyebut sudah terdapat sekitar 50 calon investor yang menyatakan kesiapan secara lisan untuk mengikuti program Investasi Surga ini.Sementara fasilitas peternakan dan agribisnis yang menjadi bagian dari program tersebut berada di lahan sekitar 2 hektare.Menurut Doto, lahan tersebut akan terus dikembangkan, termasuk melalui penambahan kandang dan penguatan sistem pengolahan pakan.
“Untuk awal investor yang secara lisan sudah ada sekitar 50 investor yang siap menyimpan dananya di kita. Luasan area di sini hampir 2 hektare,” ujarnya.
Koperasi juga menyiapkan sumber daya manusia untuk memastikan pengelolaan hewan kurban berjalan secara profesional. Di antaranya tenaga yang memiliki latar belakang peternakan serta dokter hewan.
Baca Juga:Telusuri Jalan Berbatu, Menemukan Ketenangan Jiwa di Pantai Panjiwa Sumbermas2.500 Merah Putih Berkibar di Gedung Perundingan Linggarjati
“Alhamdulillah ada dokter hewan, ada sarjana peternakan yang nanti akan stay di sini di Koperasi ANAS,” kata Doto.
Program Investasi Surga mulai dipasarkan kepada masyarakat sejak peluncuran pada 8 Agustus 2026.
Selain melalui kegiatan peluncuran, Koperasi ANAS juga memanfaatkan kanal digital dan media sosial untuk memperkenalkan program tersebut kepada calon peserta.
Salah satu fasilitas yang ditawarkan dalam program Investasi Surga adalah pengembalian tabungan setelah 5 tahun. Kemudian setiap Idul Adha, pengiriman hewan kurban diserahkan langsung ke rumah peserta.
Doto mengatakan, hewan kurban nantinya tidak harus disembelih di lokasi peternakan. Koperasi akan mengirimkan hewan tersebut ke lokasi peserta sesuai kebutuhan.Pengiriman juga disebut tidak dikenakan biaya tambahan atau bebas ongkir.
“Misalkan di Majalengka, di Majalengka kita kirim. Kalau di luar Majalengka tetap kita kirim seperti itu tanpa ongkos kirim,” ungkapnya.
Dengan konsep tersebut, peserta tidak perlu mencari dan membeli hewan kurban sendiri setiap tahun. Koperasi ANAS yang akan menyiapkan hewan, melakukan pemeliharaan, hingga mengirimkannya kepada peserta sesuai mekanisme program.
Baca Juga:24 Ribu Liter Air Bersih Dibagikan ke Pakembangan GarawangiSumber Air Mengering, Warga Kedung Kencana Gotong Royong Bangun Sarana Penyedia Air Bersih
Nabung Rp5 Juta, Beribadah Setiap Tahun, menjadi model baru yang juga didukung Kepala Unit Bisnis Digital Koperasi ANAS, Redi Sugara. Redi yang juga mantan Ketua KADIN Mjalengka 2021-2024 mengatakan, Investasi Surga dirancang setelah koperasi melihat persoalan ekonomi masyarakat, termasuk kemampuan sebagian masyarakat dalam menyiapkan dana untuk ibadah kurban.Menurut Redi, kondisi ekonomi membuat sebagian masyarakat membutuhkan pola persiapan yang lebih terencana untuk melaksanakan kurban.
