Bupati Kuningan Peringatkan ASN Jauhi Judi Online

Agus panther/radar kuningan 
JUDI ONLINE: Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar mengingatkan ASN di lingkungan Pemkab Kuningan agar menjauhi judi online saat membuka Sosialisasi Pencegahan Judi Online di Aula BJB Kuningan, Selasa (11/8/2026). 
0 Komentar

Karena itu, masyarakat diminta tidak sembarangan memberikan identitas dan data pribadi kepada pihak lain.

OJK mendorong masyarakat meningkatkan literasi keuangan dan memilih instrumen keuangan yang legal serta diawasi.

“Kalau memang ingin mendapatkan imbal hasil lebih daripada uang disimpan di tabungan biasa, lebih baik menggunakan instrumen investasi yang legal dan diawasi,” ujarnya.

Baca Juga:Rumah dan Usaha Fotokopi di Tajur Buntu Pancalang Kebakaran, Pemilik Rugi Ratusan Juta RupiahLansia 74 Tahun Hilang Saat Cari Kayu di Kawasan Hutan Ditemukan Meninggal

Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Uu Kusmana SSos MSi meminta kepala perangkat daerah dan camat aktif mengawasi ASN di lingkungan masing-masing.

“Jangan segan-segan. Jangan cuek. Mulai sekarang harus waspada,” tegasnya.

Uu mengaku pernah menemukan kasus judi online yang melibatkan pegawai di lingkungan perangkat daerah. Menurutnya, persoalan tersebut dapat berkembang menjadi utang, kehilangan aset hingga mengganggu lingkungan kerja.

Karena itu, ia meminta pejabat yang memiliki fungsi pembinaan kepegawaian memperkuat pengawasan dan edukasi.

“Edukasi berkelanjutan seperti ini harus terus dilakukan. Pembinaan mental dan sosialisasi juga perlu terus diperkuat,” katanya.

Kepala BKPSDM Kabupaten Kuningan Beni Prihayatno SSos MSi, mengatakan sosialisasi tersebut merupakan langkah preventif untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran dan komitmen ASN terhadap bahaya judi online.

“Kegiatan ini sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam melaksanakan langkah preventif melalui pembinaan dan pengawasan kepada Aparatur Sipil Negara terhadap bahaya dan dampak negatif perjudian online,” jelas Beni.

Baca Juga:Kemandirian Fiskal Kuningan Masih LemahFraksi PAN-NasDem Soroti Lemahnya PAD dan Dominasi Belanja Pegawai

Kegiatan menghadirkan narasumber dari Bank Indonesia Cirebon dan OJK Cirebon. Pemkab Kuningan berharap edukasi tersebut tidak berhenti pada peserta, tetapi diteruskan kepada ASN lainnya, keluarga dan masyarakat.

Bupati Dian kembali mengingatkan ASN agar tidak mempertaruhkan pekerjaan dan keluarga demi keuntungan semu.

“Saya titip, sayang Bapak-Ibu sudah masuk ASN. Ketika Anda terjerat dalam judi online seperti ini, Anda sebetulnya bukan hanya membunuh diri sendiri, tetapi membunuh keluarga, menghancurkan semuanya, menghancurkan impian dan ikhtiar yang telah Bapak-Ibu rintis sejak dulu,” ungkapnya.

“Jangan sampai kita terjebak kepada lubang yang lebih dalam,” tegas Bupati Dian. (ags)

0 Komentar