RADARCIREBON.ID – Rencana proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Alat Penerangan Jalan (APJ) tetap berlanjut. Tahapannya tetap berjalan meski penolakan sudah sering disuarakan para anggota DPRD Kota Cirebon.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo mengatakan pembahasan proyek KPBU APJ belum sampai pada tahap pemaparan kepada DPRD Kota Cirebon, akademisi, maupun masyarakat. Sehingga, lanjut Edo, masih ada sejumlah proses yang harus dilalui.
“Ini prosesnya kan masih panjang. Belum, belum sampai ke tahap itu (pemaparan dan persetujuan dari DPRD Kota Cirebon, red),” ujar Edo kepada Radar Cirebon usai melantik Dirut dan Dirum Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon di Balai Kota.
Baca Juga:Tri Sukses Haji: Mabrur, Ekonomi, PeradabanGerakan Zakat Didorong Makin Berdampak
Ia menegaskan, proses KPBU APJ tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku. Kata Edo, penolakan yang muncul saat ini belum menjadi keputusan final karena masih ada sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum proyek tersebut ditetapkan.
Pihaknya kini masih melakukan sejumlah tahapan dari proses yang ada. “Masih, masih, kan sesuai dengan aturan dari KPBU kan tetap jalan. Nah ini prosesnya masih panjang,” kata Edo.
Wali Kota dari Partai Golkar itu menyebut masih ada sekitar enam hingga tujuh tahapan yang harus dilalui atau diselesaikan dalam proses KPBU APJ. Karena itu, lanjutnya, pembahasan yang berlangsung saat ini belum dapat dianggap sebagai keputusan akhir mengenai pelaksanaan KPBU APJ. “Bukan final kok, masih panjang. Kita ada beberapa 6 tahap atau 7 tahap lagi yang kita lakukan,” ujarnya.
Dengan masih panjangnya tahapan tersebut, pihaknya memastikan akan melanjutkan proses persiapan KPBU APJ sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Effendi Edo menegaskan setiap tahapan nantinya menjadi bagian dari proses evaluasi sebelum proyek memasuki keputusan lebih lanjut.
Perlu diketahui, penolakan pada proyek KPBU APJ terus menggelinding dari para wakil rakyat. Misalnya, Fraksi NasDem, PDIP, PAN, dan PKS. Lalu, terbaru, penolakan juga datang dari Fraksi PKB. Partai yang mengusung Effendi Edo dan Siti Farida Rosmawati itu meminta proyek KPBU APJ dihentikan.
