Sukarela Cegah Karhutla Ciremai, Aspirasi MPA Tembus Senayan! Herry Dermawan Tuai Apresiasi

Ir Herry Dermawan saat menyuarakan aspirasi Masyarakat Peduli Api
Ir Herry Dermawan saat menyuarakan aspirasi Masyarakat Peduli Api dalam rapat kerja bersama Kementerian kehutanan RI kemarin, (01/09)
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Dedikasi masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA) Paguyuban Silihwangi Majakuning dalam menjaga kawasan hutan penyangga Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) mendapat perhatian hingga tingkat pusat.

Bekerja secara sukarela dengan keterbatasan sarana, para anggota MPA selama ini aktif membantu upaya pencegahan hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Apresiasi juga disampaikan MPA kepada Anggota Komisi IV DPR RI, dari Fraksi PAN, Ir. H. Herry Dermawan, yang dinilai tidak berhenti mendengarkan aspirasi masyarakat saat bertemu langsung dalam kegiatan Sosialisasi Masyarakat Peduli Api di Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, pada 1 Agustus 2026 lalu.

Baca Juga:Hiburan Rakyat Spektakuler Meriahkan Hari Jadi Kuningan Hari Jadi ke-528 Kuningan, Ciremai Coffee Culture hingga Karnaval Budaya

Aspirasi tersebut kemudian dibawa Herry ke ruang rapat Komisi IV DPR RI, langsung kepada Menteri Kehutanan.

Ketua MPA Paguyuban Silihwangi Majakuning, H. Nandar Juniar Arif, S.Hut., mengatakan perhatian terhadap keberadaan MPA sangat berarti bagi masyarakat yang selama ini ikut menjaga kawasan hutan berdasarkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan.

Menurut Nandar, anggota MPA bukan hanya menjadi bagian dari kegiatan sosialisasi, tetapi juga berada di garis terdepan ketika ancaman kebakaran muncul.

Mereka memahami kondisi wilayah karena tinggal di desa-desa yang berbatasan langsung atau berada di sekitar kawasan hutan Gunung Ciremai.

“MPA ini lahir dari kepedulian masyarakat. Kami bergerak secara sukarela untuk menjaga hutan, mencegah kebakaran dan membantu ketika terjadi kebakaran. Karena kami berada di sekitar kawasan, kami juga menjadi pihak yang cepat mengetahui apabila ada potensi kebakaran,” ujar Nandar, Kamis (03/09/2026)

Namun, semangat tersebut belum sepenuhnya didukung ketersediaan perlengkapan yang memadai. Dalam menjalankan tugas di lapangan, anggota MPA masih menghadapi keterbatasan alat pelindung diri (APD), peralatan pemadaman manual hingga sarana komunikasi.

Kondisi tersebut membuat sebagian kebutuhan harus dipenuhi secara swadaya.

Nandar mengapresiasi Herry Dermawan yang dinilai memberikan ruang kepada MPA untuk menyampaikan kondisi tersebut secara langsung.

Baca Juga:Gerak Cepat Polisi dan Damkar Jinakkan Kebakaran Lahan di CigasongEnam Struktur Situs Gunung Ageung Majalengka Resmi Jadi Cagar Budaya

Lebih dari itu, perhatian Herry dinilai dibuktikan dengan membawa aspirasi tersebut ke tingkat pusat.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Pak Herry Dermawan. Aspirasi kami tidak hanya didengar saat bertemu di lapangan, tetapi kemudian disampaikan kembali di tingkat pusat. Bagi kami, ini sangat berarti karena yang kami sampaikan memang kebutuhan nyata MPA,” katanya.

0 Komentar