Liga Catur Bebeb Jius Jaring Bibit Atlet Muda, Diikuti 65 Pecatur Dari Berbagai Kategori

Liga Catur Bebeb Jius Jaring Bibit Atlet Muda, Diikuti 65 Pecatur Dari Berbagai Kategori
Liga Catur Bebeb Jius Jaring Bibit Atlet Muda, Diikuti 65 Pecatur Dari Berbagai Kategori
0 Komentar

KUNINGAN – Turnamen Liga Catur BeBeB JiUs sukses digelar di Kampus SMK Yamsik Kuningan, Jalan Ir. H. Juanda, Kabupaten Kuningan, Minggu (12/7/2026). Kegiatan yang mengusung format catur cepat tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus pencarian bibit atlet muda catur di Kabupaten Kuningan.

Kompetisi yang dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai ini mendapat sambutan antusias dari para pecatur. Meski kuota awal ditetapkan sebanyak 60 peserta, panitia mencatat sebanyak 65 pendaftar mengikuti turnamen yang mempertandingkan sistem Swiss Manager 7 babak dengan waktu pikir 10 menit ditambah increment 3 detik per langkah (10+3).

Peserta yang hadir berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pemain junior tingkat sekolah dasar hingga pecatur senior dan atlet berprestasi. Salah satu peserta yang turut meramaikan kompetisi adalah Arisman, atlet Percasi Kabupaten Kuningan yang baru saja tampil pada Kejuaraan Daerah Catur Jawa Barat di Sukabumi pada 15-19 Juni 2026 dan berhasil menempati peringkat ke-14 Jawa Barat.

Baca Juga:PT Eka Naga Indonesia Siapkan Hilirisasi Jagung dan Jamin Serap Hasil PanenPemkab Indramayu Kenalkan Sekolah Rakyat kepada Masyarakat Lewat Open House

Penyelenggara kegiatan, Uus Yusuf, SE atau yang dikenal dengan BeBeB JiUs, anggota DPRD Kabupaten Kuningan Fraksi PPP sekaligus Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Kuningan, mengatakan bahwa turnamen ini digelar sebagai wadah silaturahmi komunitas catur sekaligus upaya menjaring calon atlet potensial dari kalangan pelajar. Menurutnya, regenerasi atlet menjadi kebutuhan penting agar prestasi catur Kabupaten Kuningan terus berkembang di masa mendatang.

“Kegiatan ini untuk mempererat silaturahmi para pecatur senior, sekaligus mencari bibit-bibit atlet muda dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Harapannya akan lahir lebih banyak atlet catur berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Kuningan,” ujar Uus.

Ia menambahkan, turnamen ini bersifat terbuka sehingga seluruh pecatur, baik pemain profesional, junior maupun penghobi, dapat bertanding dalam satu arena. Untuk memberikan motivasi kepada peserta usia dini, panitia juga menyiapkan penghargaan khusus bagi sejumlah pemain muda yang menunjukkan potensi menjanjikan.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengasah kembali kemampuan para atlet catur Kabupaten Kuningan melalui pertandingan yang kompetitif. Uus berharap ke depan semakin banyak pihak yang turut mendukung penyelenggaraan turnamen serupa sehingga pembinaan atlet catur dapat berjalan lebih berkesinambungan.

0 Komentar