Kini, bangunan yang dibangun menggunakan anggaran negara itu tertutup tanaman liar, sementara gerbangnya tetap terkunci rapat tanpa tanda-tanda akan kembali difungsikan.
Salah seorang warga Kota Cirebon, Andi, menilai keberadaan dua papan informasi mengenai status lahan mengindikasikan masih adanya persoalan yang belum terselesaikan.
“Kalau melihat ada dua papan kepemilikan seperti ini, kemungkinan masih ada persoalan terkait status lahannya. Semoga segera ada kejelasan,” ujarnya.
Baca Juga:Pangkas Birokrasi, Kemenag Segera Sulap Layanan lewat Aplikasi QR KDRPelayanan RS Permata Cirebon Dipastikan Tetap Normal
Selama belum ada kepastian mengenai pemanfaatan maupun status lahan dari Pemerintah Kota Cirebon, aset yang semula diproyeksikan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat itu berpotensi terus terbengkalai dan kehilangan nilai manfaatnya. (cep)
