RADARCIREBON.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka terus mendorong tumbuhnya budaya berbagi di lingkungan pendidikan melalui program Sedekah Infak Generasi Anak Peduli (SIGAP) dan Aksi Sedekah dan Infak Karyawan (ASIK).
Salah satu kegiatan sosialisasi digelar di SMA Negeri 1 Sumberjaya, Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Baznas memperluas edukasi dan literasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya di kalangan pelajar.
Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, H Agus Asri Sabana, mengatakan program SIGAP tidak hanya mengajarkan siswa tentang pentingnya infak dan sedekah, tetapi juga mendorong mereka membangun kebiasaan berbagi sejak dini.
Baca Juga:TJSL PNM Sentuh Langsung Keluarga Nasabah, 18 Anak Ikuti Sunatan Massal di WalaharKejurkab PBSI Cirebon 2026 Sukses, PB Trisakti Raih Juara Umum
“Kegiatan ini juga sekaligus mengajak guru dan tenaga kependidikan untuk bersama-sama membangun kebiasaan berbagi di lingkungan sekolah,” kata Agus.
Dalam sosialisasi tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai nilai-nilai kebaikan yang terkandung dalam infak dan sedekah. Menurut Agus, kebiasaan berbagi diharapkan dapat menumbuhkan empati, kepedulian sosial, rasa syukur, dan akhlakul karimah.
“Pesan yang dibangun dalam program ini bukan semata-mata mengenai nominal yang diberikan, melainkan tentang keikhlasan dan kemauan untuk berbagi sesuai dengan kemampuan,” ujarnya.
Agus menambahkan, kebiasaan melakukan kebaikan secara konsisten dapat membentuk karakter positif pada generasi muda.
Selain menyasar pelajar melalui SIGAP, Baznas juga memperkenalkan program ASIK yang ditujukan bagi guru, tenaga kependidikan, dan karyawan sekolah.
Melalui program tersebut, Baznas berharap lingkungan sekolah tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses pembelajaran, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan keteladanan dan kepedulian sosial.
“Guru dan tenaga kependidikan memiliki peran penting dalam memberikan contoh kepada siswa bahwa berbagi dan peduli terhadap sesama merupakan bagian dari akhlak mulia,” katanya.
Baca Juga:Pembakar Hutan Terancam Penjara Lebih dari Empat TahunPanen Perdana Sistem PM-AAS di Kecamatan Trisi Hasilkan 10 Ton per Hektare
Baznas Kabupaten Majalengka terus mendorong sinergi dengan lembaga pendidikan untuk membangun generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan karakter yang baik.
“Dari kebiasaan kecil, lahir kepedulian. Dari kepedulian yang terus dirawat, tumbuh karakter. Dan dari karakter yang baik, diharapkan lahir generasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” tandas Agus. (ono)
