RADARCIREBON.ID -Target penerimaan pajak daerah triwulan pertama tahun 2026 meleset. Realisasinya tak mencapai target.
Pasalnya, target yang ditetapkan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Cirebon terlalu tinggi, yakni 25 persen per triwulan. Target ini lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, yakni 15 persen.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cirebon mencatat dari sebelas jenis pajak, hanya tiga pajak daerah yang mencapai target.
Baca Juga:Kebutuhan Hewan Kurban di Kota Cirebon 2.673 EkorPetani Cirebon Mengeluh, Sudah Tiga Kali Gagal Panen
Yakni, Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas makanan dan/atau minuman menjadi penyumbang positif dengan realisasi Rp10,19 miliar atau 102,33 persen dari target triwulan I sebesar Rp9,95 miliar.
Selain itu, PBJT atas perhotelan juga mencatat capaian menggembirakan. Dari target Rp2,38 miliar, realisasi mencapai Rp2,70 miliar atau 113,35 persen. Sementara PBJT atas parkir mampu menembus 103,39 persen dengan realisasi Rp257,1 juta.
Sementara, delapan sektor lainnya masih berada di bawah target yang telah ditentukan seperti, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) misalnya, baru terealisasi Rp14,35 miliar dari target Rp28,5 miliar atau sekitar 50,36 persen.
Begitu pula BPHTB yang baru mencapai Rp16,14 miliar dari target Rp26,72 miliar.
Pun sektor pajak reklame juga masih berada di angka 49,56 persen dengan realisasi Rp900,5 juta dari target Rp1,81 miliar.
Kemudian, pajak air tanah tercatat mencapai 63,43 persen, sedangkan pajak mineral bukan logam dan batuan berada di angka 59,36 persen.
Sementara, untuk kategori opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) dan opsen BBNKB, total realisasi mencapai Rp33,14 miliar atau 65,38 persen dari target Rp50,69 miliar.
Baca Juga:Kasubdit PAI SMP Kemenag RI Dukung Transformasi Digital Guru PAI Usulkan Muktamar NU ke-35 Digelar di Kota Wali
Secara keseluruhan, total pendapatan daerah dari sektor pajak dan opsen pada triwulan pertama mencapai Rp106,05 miliar dari target Rp151,60 miliar atau sekitar 69,96 persen.
Kabid Pengelolaan Pajak Daerah (P2D) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cirebon, Aries Eko Fauzi Putra mengatakan, realisasi pendapatan pajak daerah Kabupaten Cirebon pada triwulan pertama tahun 2026 mencapai Rp72,91 miliar atau 72,25 persen dari target triwulan I sebesar Rp100,90 miliar.
Sementara, triwulan kedua hingga 22 Mei 2026 mencapai Rp39,98 miliar atau 59,46 persen dari target Rp98,63 miliar.
“Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, capaian pendapatan pajak daerah di pada triwulan pertama telah melampaui target, yakni 117,09 persen atau Rp87,37 miliar dari target Rp74,61 miliar,” ujar Aries kepada Radar Cirebon, Minggu (24/5).
