Siapkan Lulusan Berdaya Saing Internasional

Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Wilayah Kampus Cirebon
PEMBUKAAN: Mahasiswa baru Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Wilayah Kampus Cirebon mengikuti pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Senin (6/7/2026). FOTO: ABDULLAH/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Tasikmalaya Wilayah Kampus Cirebon berkomitmen menyiapkan lulusan yang memiliki daya saing.

Koordinator Wilayah Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Kampus Cirebon, Eyet Hidayat, mengatakan seluruh tahapan penerimaan mahasiswa baru telah dilaksanakan sejak Februari, mulai dari seleksi administrasi, ujian tulis, pemeriksaan kesehatan, hingga wawancara.

Menurut Eyet, minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Poltekkes Kemenkes Kampus Cirebon terus meningkat. Tahun ini, jumlah pendaftar mencapai 3.086 orang, sedangkan yang diterima hanya 431 mahasiswa.

Baca Juga:Ditagih Utang, Bolos Kerja, Penundaan Gaji ASN di Kota Cirebon Tambah Menjadi 9 OrangCIMB Niaga Perkuat Peran OCTO Dampingi Keluarga Indonesia

Pendaftar tersebar pada enam program studi, yakni D3 Keperawatan dan Sarjana Terapan Keperawatan sebanyak 1.450 pendaftar, D3 Kebidanan dan Sarjana Terapan Kebidanan sekitar 300 pendaftar, D3 Gizi sekitar 425 pendaftar, serta D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) sebanyak 782 pendaftar.

Mahasiswa akan menempuh pendidikan selama enam semester untuk jenjang Diploma III dan delapan semester untuk Sarjana Terapan yang dapat dilanjutkan ke jenjang profesi.

Dalam menghadapi perkembangan dunia kesehatan, Poltekkes Kemenkes Kampus Cirebon juga terus mengembangkan sistem pembelajaran berbasis digital. Mahasiswa mendapat akses ke perpustakaan digital serta diperbolehkan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai referensi awal dalam penyusunan tugas akademik dengan tetap mengedepankan pengembangan hasil secara mandiri.

Untuk meningkatkan kompetensi klinis, mahasiswa menjalani praktik di berbagai rumah sakit rujukan, di antaranya Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita di Jakarta, serta Rumah Sakit Jiwa Dr Marzoeki Mahdi, Bogor.

Salah satu program unggulan kampus adalah pembekalan bagi mahasiswa agar mampu bersaing di pasar kerja internasional, khususnya di Jerman dan Jepang.

“Di Program Studi Keperawatan, kami menyediakan kelas bahasa Jerman sebagai muatan lokal sebanyak 12 SKS. Target kami, lulusan D3 sudah siap bekerja di Jerman,” kata Eyet.

Program tersebut didukung kerja sama dengan LPK Daslan Tara, Kedutaan Besar Jerman, Kementerian Kesehatan, dan Goethe-Institut. Mahasiswa yang telah mencapai kemampuan bahasa Jerman minimal level B1 akan difasilitasi mengikuti proses rekrutmen hingga wawancara dengan pengguna tenaga kerja dari Jerman.

Baca Juga:PCM Kesambi Gelar Pengajian Ahad Pagi, Hadirkan Ketua PWM JabarSomasi Kedua untuk PD Pembangunan Kota Cirebon Terkait Dugaan Wanprestasi

Selain Jerman, Jepang juga menjadi tujuan penempatan lulusan. Hingga kini, Kampus Cirebon telah memberangkatkan 18 alumni untuk bekerja di Jepang melalui program pembekalan intensif bahasa Jepang. Sejumlah alumni lainnya juga telah bekerja di negara Timur Tengah, seperti Arab Saudi, Kuwait, dan Qatar.

0 Komentar