RADARCIREBON.ID – Perusahaan asal Korea Selatan, World Dagachi Co.Ltd., menggandeng Institut Prima Bangsa (IPB) Cirebon untuk mengembangkan komunikasi multibahasa berbasis Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bertema Provision of AI-Based Multilingual Communication Channels and Mutual Cooperation di Kampus IPB Cirebon, kemarin.
Perwakilan World Dagachi Indonesia, Hamdan Syukron mengatakan, platform Dagachi dikembangkan untuk memudahkan masyarakat dari berbagai negara memperoleh informasi dan berkomunikasi dengan dukungan teknologi AI serta layanan multibahasa.
Baca Juga:2027, PPPK Paruh Waktu Berpeluang Diangkat Penuh Waktu, Ini Kata BKPSDM CirebonTRIKARSA Fest 2026 Berakhir, Peluang Ekonomi Ciayumajakuning Terus Berjalan
“Dagachi ini merupakan platform yang berbasis AI dan multibahasa. Jadi bagaimana kita bisa membantu orang-orang dari berbagai negara untuk mendapatkan informasi dan berkomunikasi dengan lebih mudah,” ujar Hamdan.
Menurut Hamdan, kerja sama dengan IPB Cirebon tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga membuka peluang di bidang pendidikan dan jejaring internasional.
World Dagachi, kata dia, berencana menghubungkan IPB Cirebon dengan sejumlah perguruan tinggi di Korea Selatan.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang pertukaran pengetahuan, teknologi, serta pengalaman akademik.
“Kedepannya kami ingin kerja sama ini tidak hanya berhenti di MoU. Kami akan coba menghubungkan IPB Cirebon dengan kampus-kampus yang ada di Korea Selatan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, World Dagachi juga memperkenalkan DAGACHI TONG, teknologi berbasis AI yang dikembangkan untuk membantu penerjemahan suara dan komunikasi lintas bahasa.
Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan, mulai dari pendidikan, pekerjaan, perjalanan, bisnis, hingga komunikasi internasional.
Baca Juga:Kembalikan Fungsi RTH, Bangunan Liar di Harjamukti DiratakanManusia Gerobak Makin Marak di Kota Cirebon
Hamdan menilai, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem teknologi dan komunikasi multibahasa.
Karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menghasilkan pemanfaatan teknologi, tetapi juga memperkuat jejaring pendidikan internasional.
Melalui kerja sama tersebut, World Dagachi dan IPB Cirebon diharapkan dapat mengembangkan kolaborasi yang lebih konkret sekaligus memperluas akses sivitas akademika terhadap teknologi AI dan peluang pendidikan di Korea Selatan.
“Kami berharap kerja sama ini bisa memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan masyarakat, sekaligus menjadi jembatan bagi IPB Cirebon untuk mengenal lebih jauh teknologi dan peluang pendidikan di Korea Selatan,” ujar Hamdan. (awr/opl)
